Friday, January 30, 2026

KSPSI dan Komdigi RI Gelar Workshop Literasi Digital untuk Perkuat Keamanan Digital Pekerja

Share

Tangerang, 13 Desember 2025 — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Yorrys Raweyai bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) menggelar workshop literasi digital bertajuk Penguatan Kapasitas Aman Digital Pekerja/Buruh. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Graha Asri 88, Lengkong Kulon No.48, Tangerang.

Workshop ini merupakan implementasi dari kerja sama yang telah disepakati sebelumnya antara KSPSI dan Komdigi RI. Sebanyak 100 pengurus dan anggota federasi di lingkungan KSPSI hadir dalam kegiatan tersebut, yang berasal dari Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK), Federasi Serikat Pekerja Percetakan, Penerbitan dan Media Informasi (FSP PPMI), Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSP TSI), Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi (FSP NIBA), Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (FSP FARKES), serta Federasi Serikat Pekerja Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan dan Kelautan (FSP5K).

Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital Komdigi RI, Rizki Ameliah, hadir mewakili kementerian. Dalam sambutannya, Rizki menjelaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai organisasi bertujuan meningkatkan kualitas program pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan industri dan kewirausahaan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital serta transformasi digital di Indonesia menuju industri 5.0,” ujar Rizki. Ia juga menambahkan bahwa salah satu pekerjaan rumah Komdigi adalah memperluas literasi digital ke seluruh lapisan masyarakat yang terpapar internet. “Dengan anggota KSPSI yang tersebar di seluruh Indonesia, program-program ini akan sangat membantu pencapaian tujuan tersebut,” katanya.

Mewakili Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai, Wakil Ketua Umum KSPSI Arnod Sihite menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keamanan digital di kalangan pekerja dan buruh. Menurutnya, pemahaman terhadap risiko dunia maya menjadi penting di tengah meningkatnya aktivitas digital.

“Para pekerja perlu mengenali berbagai risiko yang dapat muncul di ruang digital, seperti penipuan online, pencurian identitas, hingga serangan malware,” ujar Arnod.

Workshop ini menghadirkan Rane Hafied sebagai pemateri utama. Rane berasal dari Pandu Literasi Digital, komunitas pengajar yang telah memenuhi standar kompetensi digital Komdigi. Ia dikenal sebagai penggiat digital dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, termasuk kiprah di Indonesia maupun di luar negeri seperti Singapura dan Jepang.

Dalam paparannya, Rane memberikan panduan praktis dan tips untuk berselancar aman di dunia maya, sekaligus mengajarkan strategi mitigasi risiko untuk melindungi data pribadi dari ancaman kejahatan digital. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kesadaran individu dalam menjaga keamanan informasi di era digital yang semakin kompleks.

Melalui workshop ini, KSPSI dan Komdigi RI berharap literasi digital di kalangan pekerja dan buruh semakin meningkat, sehingga mereka tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, tetapi juga terlindungi dari berbagai ancaman digital. (***)

Read more

Local News